Publikasi H3
>
Informasi Detail
>
Hidrologi
Hasil Uji Kualitas Air - Bulan Juni 2025
Rekomendasi Hasil Analisa Uji Kualitas Air - Analisis kualitas air mengacu baku mutu kualitas air sungai menurut PP 82/2001 dengan penentuan status mutu air menggunakan metode indeks pencemaran menurut Kep Men LH 115/2003. - Secara keseluruhan kualitas air yang ditunjukkan pada skala tercemar Sedang - Berdasarkan hasil pengujian sampel air sungai yang dihasilkan, parameter tercemar sedang paling tinggi terdapat pada Sungai Bajulmati (KBM.1) HASIL UJI PARAMETER FISIKA ; 1. Hasil uji lab menunjukkan bahwa Sungai Bajulmati (KBM.1), memiliki konsentrasi residu tersuspensi (TSS) yang tinggi, Materi atau residu yang tersuspensi dalam jumlah besar mempunyai dampak buruk terhadap kualitas air karena mengurangi penetrasi matahari kedalam badan air, sehingga kekeruhan air meningkat yang menyebabkan gangguan pertumbuhan bagi organisme di sungai. HASIL UJI PARAMETER KIMIA ANORGANIK ; - Hasil uji lab menunjukkan bahwa Sungai Bomo (KBO.1) memiliki konsentrasi BOD yang tinggi, diduga berasal dari limbah domestik, limbah pertanian dan pertumbuhan alga yang berlebihan. Nilai BOD yang tinggi menunjukan kandungan oksigen di dalam air banyak digunakan oleh bakteri untuk memecah zat organik. - Hasil uji lab menunjukkan bahwa Sungai Setail (KST.HILIR) memiliki konsentrasi Phospat paling tinggi, Kandungan fosfat berasal dari limpasan pupuk pertanian, kotoran manusia / hewan, kadar sabun, pengolahan sayuran, industri pulp dan kertas. Jika dalam konsentrasi berlebihan akan menimbulkan dampak yang berbahaya. Jumlah fosfat yang tinggi akan menghasilkan pertumbuhan alga yang sangat besar dan berakibat kurangnya sinar matahari yang masuk ke sungai. Ketika alga mati, bakteri akan memecahnya menggunakan oksigen terlarut di dalam air (BOD). HASIL UJI PARAMETER MIKROBIOLOGI ; - Hasil uji lab menunjukkan bahwa di semua Sungai titik pantau telah mengalami pencemaran bakteri kolitinja dengan total koliform melebihi ambang batas (1000 MPN/100 mL). Sumber pencemaran bakteri koliform bersumber dari buangan limbah rumah tangga, perilaku buang air besar sembarangan masyarakat di Sungai. REKOMENDASI ; - Perlu dilakukan analisa daya tampung beban pencemaran sungai berdasarkan peruntukkan air sungai. Daya tampung beban pencemaran dapat digunakan sebagai dasar penetapan izin lokasi bagi usaha/kegiatan, izin lingkungan yang berkaitan dengan pembuangan air limbah kesumber air. - Perlunya papan peringatan/himbauan kepada masyarakat disekitar sungai perihal Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Bagikan Artikel